Senin, 06 Agustus 2007

Tips Memilih Distro Linux



Mungkin sudah banyak yang membahas mengenai hal ini, tapi ini adalah tips yang saya buat untuk digunakan sebagai rujukan pada saat akan menentukan distro linux yang akan digunakan. Semua berdasarkan pengalaman pribadi.

Demikian banyaknya distro linux yang ada saat ini tentunya membuat para pemakai komputer terutama pemula yang akan mencoba linux akan sedikit membuat bingung. Mereka akan bertanya-tanya mengapa sih linux begitu banyak variannya. Ya.. sebetulnya hal tersebut adalah salah satu bentuk dari kebebasan yang di berikan oleh Open Source, sehingga dengan mudah orang dapat membuat distro linux sendiri.

Ambil sisi positif dari hal tersebut adalah semakin banyak pilihan untuk kita dalam menggunakan software legal. Teruma bagi kita yang belum mampu membeli software legal secara menyeluruh untuk kebutuhan yang ada. Memang alternatif software free juga banyak tersedia untuk Operating System selain Linux.

Menentukan distro linux yang akan digunakan tidaklah mudah ternyata. Ada aspek-aspek yang harus diperhatikan dalam memilih. Tidak hanya berdasarkan tampilan yang indah atau saran dari teman saja.

Disini saya akan berikan aspek tersebut yang harus diperhatikan ketika memilih suatu distro yang cocok untuk kebutuhan kerja sehari-hari.

1. Kebutuhan

Disini sangat memegang peranan penting, karena klasifikasi ini berdasarkan tujuan dari penggunaan distro tersebut. Misal digunakan untuk server atau hanya sekadar workstation biasa. Untuk Server dapat menggunakan RedHat, Debian Etch, Fedora, CentOS.

Jika hanya digunakan sebagai workstation maka dapat diambil distro yang mudah untuk digunakan maupun mudah dalam hal instalasi dan konfigurasinya. Contoh : Ubuntu, Mandriva, PCLinuxOS, OpenSuSe, Freespire.

2. Hardware

Disini juga memegang peranan penting terutama untuk workstation atau desktop biasa. Karena untuk Server biasanya distro yang memang sudah ditujukan untuk server sudah bisa mengakomodir kebutuhan hardware yang ada.

Sedangkan untuk Desktop biasa ini agak sulit, karena ada yang menggunakan Laptop maupun PC Desktop biasa. Untuk yang menggunakan Desktop PC ini tidak terlalu sulit terutama dalam hal Network Card, karena sebagian distro yang ada sudah support dengan baik kebanyakan hardware PC yang beredar dipasaran.

Untuk Laptop ini agak susah, karena hardwarenya beraneka ragam, dan biasanya dukungannya masih sedikit dari para pengembang distro yang ada. Untuk Laptop lebih yang mempunyai dukungan cukup baik adalah OpenSuSe, Ubuntu, Sebayon, Mandriva, PCLinuxOS.

3. Update

Penting juga memikirkan update terbaru, terutama patch untuk menutup hole / celah keamanan yang ada pada suatu Distro Linux. Pada distro seperti OpenSuse, Ubuntu, PCLinuxOS tidak hanya pada patch saja yang cepat updatenya namun juga software terbru yang ada.

Lain halnya dengan Debian Etch, yang lebih mementingkan security dari kestabilan suatu software yang akan dipakai, makanya Debian Etch lebih lama mengeluarkan software terbarunya. Karena lebih tertuju untuk memperbaiki terlebih dahulu hole/security yang ada.

-----------------------------------

Pilihan saya saat ini jatuh pada Ubuntu 8.04 LTS dimana support update sampai 3 tahun dan sudah banyak bugs yang sudah diperbaiki.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

3 komentar:

mif mengatakan...

mau nanya donks... kalu untuk design grafis, Linux hari gini dah bisa jadi pilihan alternatif belum??

Daku pingin sih back ke linux agen("again" kamsudnya...), tapi apa daya Photoshop n Corelnya ada di Windows...

Kumaha yeuh kang??

Ardhianto Adhi Nugroho mengatakan...

Coba saja pake Ubuntu ME (Muslim Edition) bisa download di ubuntume.com, didalamnya sudah ada GIMP (pengganti Photoshop) dan Inkspace (pengganti Corel). Selamat mencoba ^_^

arisyi ihsan mengatakan...

akhirnya saya memilih ubuntu saja,,
makasi y post ny ,,,