Senin, 29 Desember 2008

Cegah SPAM di Linux dengan bsfilter





Hanya ingin sharing :). Kali ini yang akan dibahas adalah anti spam di Linux.

Tentunya kita sangat kesal jika email kita dikirimkan isinya adalah iklan-iklan tidak jelas, dan biasanya iklan yang mendominasi adalah iklan obat kuat :). Padahal kita tidak pernah memberikan alamat email kita tersebut namun tetap saja email kita menjadi sasaran.

Itulah yang dinamakan "SPAM", memang sangat menyebalkan namun tidak mudah untuk menghindarinya, apalagi jika email kita sudah pernah terserang. Salah satu cara nya adalah dengan menggunakan anti spam atau junk filter.

Di Linux sendiri, terutama Ubuntu (karena saya pakai ubuntu) anti spam untuk email ini memiliki beberapa pilihan diantaranya adalah :

- bogofilter
- bsfilter
- spamassasin

Sebetulnya masih banyak anti spam yang lain, namun ketiga program tersebut diatas yang biasanya langsung dikenali oleh program mail client kita di Linux. Untuk Thunderbird sudah memiliki anti spam atau junk filter tersendiri





Untuk KMail dia bisa mengenali semua dari ketiga anti spam sudah dapat dikenali dengan baik dan langsung dapat digunakan.





Untuk Evolution yang merupakan default mail client dari GUI gnome, Hanya bisa mengenali 2 dari 3 anti spam diatas, yaitu hanya spamassasin dan bogofilter.




Dari ketiga pilihan anti spam diatas, mana sih yang paling OK.., Sebetulnya semuanya bagus, Namun yang paling bagus menurut saya adalah bsfilter, kedua adalah spamassasin, baru bogofilter. Apa alasannya..?

Pertama spamassasin, memiliki smart filter, memfilter spam lebih cerdas dari bsfilter, namun kelemahan menjadikan proses penarikan email menjadi lambat karena ketelitiannya dalam memfilter spam tersebut.

Kedua bogofilter, Prosesnya ringan, namun banyak spam yang lolos kedalam mail client kita.

Ketiga bsfilter, Cepat prosesnya dan memfilter cukup bagus, sedikit dibawah spamassasin dalam smart filternya.

Jadi pilihan saya jatuh pada bsfilter :). Cara installnya cukup mudah, dari teminal atau console tinggal ketik :

$ sudo apt-get install bsfilter

Atau bisa juga di install dari Synaptic via GUI.

Oh iya mail client yang saya gunakan adalah KMail, walaupun saya memakai gnome :), nanti saya bahas kenapa saya memilih KMail dibandingan mail client yang lainnya di Linux.


Just Share,

Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Selasa, 23 Desember 2008

Firewall untuk Ubuntu (Firestarter)



Apasih itu firewall....??, mungkin ada yang belum tahu apa yang dinamakan firewall dan apa fungsinya. Oke disini saya tidak akan menjelaskan panjang lebar mengenai pemhahasan firewall tersebut. Tetapi hanya sedikit membahas mengenai firewall yang saya gunakan untuk Linux Ubuntu saya. Yah.. seperti biasanya hanya sharing :)

Firewall dalam pengertiannya kurang lebih sebagai berikut :

"Firewall adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah firewall diimplementasikan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dan jaringan lainnya. Firewall umumnya juga digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah firewall menjadi istilah generik yang merujuk pada sistem yang mengatur komunikasi antar dua jaringan yang berbeda. Mengingat saat ini banyak perusahaan yang memiliki akses ke Internet dan juga tentu saja jaringan korporat di dalamnya, maka perlindungan terhadap aset digital perusahaan tersebut dari serangan para hacker, pelaku spionase, ataupun pencuri data lainnya, menjadi esensial."

Ya jadi fungsinya adalah untuk melindungi sistem ataupun jaringan kita dari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk lebih jelasnya mengenai firewall silahkan lihat disini




Di Linux sendiri banyak firewall yang dapat digunakan, tapi pilihan saya adalah "Firestarter", kenapa?? karena firestarter ini sudah memiliki tampilan GUI dan cukup lengkap featurenya serta mudah dalam penggunaannya.

Berikut contoh tampilan interfacenya :



Disitu terlihat interface apa saja yang sedang aktif dan berapa besar trafficnya.




Diatas terlihat log attacking atau serangan yang ada ke sistem kita.




Konfigurasinya juga cukup mudah dan cukup lengkap featurenya.


Untuk instalasinya sangat mudah, dari terminal tinggal ketik :

$ sudo apt-get install firestarter

Bisa juga dari GUI nya dengan mengunakan Synaptic.

Untuk lebih lengkap manual atau pembahasan mengenai Firestarter silahkan langsung ke sitenya disini.


OK, selamat mencoba dan amankan ubuntu anda sekarang :).


Just Share,

Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Rabu, 17 Desember 2008

Membaca Ram 4 Giga di Ubuntu






Ingin sharing saja, bagi yang ingin menggunakan ram diatas 3 Giga di Ubuntu, harus meng-install kernel khusus. sebab ubuntu defaultnya hanya membaca RAM Max 3 Giga saja.

Agar ubuntu dapat membaca RAM lebih dari 4 Giga, maka kita harus menginstall kernel-server, kebetulan di Ubuntu saya menggunakan kernel 2.26.10.

Berikut list kernel yang saya install : (bisa di install dari synaptic)

- linux-backports-modules-2.6.27-10-server
- linux-headers-2.6.27-10-server
- linux-images-2.6.27-10-server
- linux-restricted-modules-2.6.27-10-server

Setelah install semua itu jangan lupa pastikan menu.lst nya (/boot/grub/menu.lst) sudah ada list berikut :

## ## End Default Options ##

title      Ubuntu 8.10, kernel 2.6.27-10-server
uuid      bcaa726c-5932-41e2-a1a2-7f9d6523b3ca
kernel      /boot/vmlinuz-2.6.27-10-server root=UUID=bcaa726c-5932-41e2-a1a2-7f9d6523b3ca ro quiet splash
initrd      /boot/initrd.img-2.6.27-10-server
quiet

Untuk uuid di setiap PC / Notebook pasti berbeda. Jadi silahkan samakan dengan yang sudah ada. yang sudah ada sebelumnya di ubuntu saya adalah :

title      Ubuntu 8.10, kernel 2.6.27-10-generic
uuid      bcaa726c-5932-41e2-a1a2-7f9d6523b3ca
kernel      /boot/vmlinuz-2.6.27-10-generic root=UUID=bcaa726c-5932-41e2-a1a2-7f9d6523b3ca ro quiet splash
initrd      /boot/initrd.img-2.6.27-10-generic
quiet


Jadi tinggal copy dan edit untuk baris kernel dan initrdnya saja sesuai dengan kernel yang digunakan (kata2 generic di ganti dengan server).

untuk editnya bisa menggunakan pico dari console / terminal :

$ sudo pico /boot/grub/menu.lst

atau meggunakan gedit :

$ sudo gedit /boot/grub/menu.lst dari terminal di GUI

Kemudian restart ubuntu anda. dan rasakan kecepatannya :)


Just Share,

Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Senin, 15 Desember 2008

Webcam Acer di Ubuntu







Mau sedikit share mengenai webcam di ubuntu dengan menggunakan laptop acer. Tipe yang aku pakai adalah Acer Aspire 2920.

Berdasarkan pengalaman terdahulu, ketika menggunakan laptop axioo untuk mengaktifkan webcam di linux harus di install drivernya terlebih dahulu, kebetulan chipset webcam di axioo adalah microdia. Tentunya sebelum install driver tersebut kita harus mengetahui chipset dari webcam tersebut.

caranya :

$ lscpi
Bus 003 Device 003: ID 064e:a101 Suyin Corp.

Itu adalah salah satu output dari lspci saya, ternyata webcam saya chipsetnya Suyin.

Saya langsung mencoba di Ekiga, yaitu software untuk video conference. Wah... ternyata hasilnya webcam saya tersebut sudah terdeteksi dengan baik di Ubuntu 8.10 (lihat gambar diatas).

Asik nih bisa bergaya di depan laptop :)

Software lain untuk foto2 menggunakan webcam yang ada bisa menggunakan Camorama, Untuk foto dan merekam video dari webcam bisa menggunakan Cheese. Untuk video conference bisa menggunakan Ekiga, dan untuk Video Chatting di Yahoo bisa menggunakan Gyach.

OK, selamat berpose ria :)


Just Share,

Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Sabtu, 13 Desember 2008

Problem Intel HD Audio di Ubuntu 8.10



Mau sedikit share pengalaman, hal ini terjadi setelah ganti laptop, langsung aku install ubuntu 8.10

Ternyata sound nya sama sekali gak keluar, sudah aku coba ganti-ganti plugin audionya dari mulai pulseaudio, alsa, oss tetap soundnya tidak keluar.

Kemudian dilanjutkan dengan mencari tahu chipset sound yang ada :

$ lspci | grep dio
00:1b.0 Audio device: Intel Corporation 82801H (ICH8 Family) HD Audio Controller (rev 04)

Ternyata chipset nya Intel Corporation 82801H (ICH8 Family)

setelah mengetahui chipsetnya, cari apakah pernah ada problem tersebut di google :

dan hasilnya : https://wiki.ubuntu.com/Gutsy_Intel_HD_Audio_Controller

Langkahnya adalah :

- installed linux-backports-modules-generic
- added options line to /etc/modprobe.d/alsa-base:
options snd-hda-intel model=acer

setelah itu coba restart linux nya. Dan akhirnya sound anda akan berjalan sempurna :)


Just Share,

Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Minggu, 23 November 2008

OS Windows Pertama v1.0





Mungkin ada yang ingat, versi OS Windows yang pertama kali digunakan? kalau saya kenal OS Windows dari Ver. 3.1. OS Windows versi ini saya gunakan dahulu ketika masih di SD, dan itu pun saya gunakan ketika saya meminjam PC tetangga saya :).

Sejujurnya saya tidak tahu versi dari OS Windows dibawah versi 3.1 ini. Entah kenapa saya ingin sekali melihat tampilan dari OS yang fenomenal ini. Ternyata ada, berikut daftar nya :

* Windows 1.01
* Windows 2.0
* Windows 286
* Windows 3.0
* Windows 3.1
* Windows 3.11
* Windows 95
* Windows 98
* Windows NT 3.1
* Windows NT 3.51
* Windows NT 4.0
* Windows 2000
* Windows Me
* Windows XP
* Windows Vista


Kalau ingin tahu bagaimana tampilan OS Windows yang pertama kali keluar, Lihat tampilannya dibawah ini dan bisa dibandingkan :)

Windows 1.0.1



Tampilan yang sangat sederhana sekali jika dibandingan dengan versi yang keluar saat ini :), namun tetap merupakan fenomenal tersendiri yang sangat hebat. OS terbesar penggunananya hingga saat ini.

Di Indonesia sendiri versi OS Windows yang keluar dibawah Versi 3.1 ini memang tidak begitu terkenal pada saat itu. Mulai versi 3.1.1 baru OS Windows terkenal dan banyak dipakai di komputer-komputer yang ada.

Untuk melihat tampilan OS Windows dari Versi 1.0 sampai XP silahkan lihat disini


Just Share,

Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Rabu, 19 November 2008

IndosatM2 Mendukung Kegiatan Open Source dan Pendidikan








Pada hari minggu kemarin tanggal 15 November 2008, Gerak26 sebagai komunitas IT di SMKN 26 Pembangunan Jakarta mengadakan seminar sehari bertema "Open Source Untuk Dunia Pendidikan".



Dihadiri lebih dari 150 peserta, acara berlangsung dengan lancar. Peserta pun antusias untuk mengikuti acara tersebut. Sebagai narasumber atau keynote speaker nya adalah Bpk. "Onno W Purbo", yang sudah tidak asing lagi dan beliau dikenal sebagai pelopor IT dan Opensource di Indonesia.



Target utama peserta disini adalah guru-guru dari SMKN di Jakarta Timur. Namun para alumni, kalangan akademis dan peserta umum juga tidak ketinggalan untuk ikut dalam seminar ini.

Seminar ini di sponsori oleh IndosatM2 (IM2) yang telah memberikan bantuan untuk terselenggaranya seminar. Dukungan yang diberikan oleh IndosatM2 sangat membantu sekali dalam acara-acara seperti ini. Dari pihak IndosatM2 sangat mendukung kegiatan peningkatan mutu pendidikan dan juga dalam perkembangan dunia opensource.

Kebetulan di acara tersebut saya juga diberikan kesempatan untuk sedikit share mengenai Open Source kepada para peserta. Disana saya menyampaikan sedikit mengenai penggunaan opensource untuk dunia pendidikan antara lain :

- e-learneing
- Database untuk instansi pendidikan dengan opensource
- Web untuk instansi pendidikan dengan opensource

Waktu yang diberikan ke saya hanya 1 jam. Namun resposn dari peserta cukup bagus, diwakili oleh 5 pertanyaan yang diajukan oleh peserta, dan beserta yang bertanya tersebut mendapatkan dooor prize menarik dari sponsor yaitu IndosatM2





Semoga acara seperti ini dapat lebih di perbanyak agar open source sebagai alternatif dapat dinikmati oleh semua lapisan. Dan juga dukungan-dukungan dari dunia industri sangat diharapkan untuk membantu merealisasikan harapan tersebut.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Rabu, 05 November 2008

Review Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex







Mau sedikit review mengenai Ubuntu versi terbaru yaitu versi 8.10 codename "Intrepid Ibex". Seperti biasanya ubuntu selalu menggunakan codename dari nama hewan dalam bahasa latin.

Ubuntu ini sudah saya coba dari pertama peluncurannya tanggal 31 Oktober 2008. Kesan pertama sih biasa saja. Tidak begitu banyak yang baru selain kernel dan gnome nya saja.

Feature barunya adalah :
- GNOME 2.24
- X.Org 7.4
- Linux kernel 2.6.27
- Encrypted private directory
- Guest session
- Network Manager 0.7
- DKMS
- Samba 3.2
- PAM authentication framework
- Totem BBC plugin

Lengkapnya bisa dilihat disini

Kalau dilihat di website tersebut ternya bug nya juga cukup banyak :), yang paling saya rasakan adalah Gedit. Pada saat dibuka pertama kali selalu loading cukup lama (bisa dibilang hang sebentar). Tapi jangan takut, segera update, karena pihak Ubuntu langsung mengluarkan update perbaikannya.

Saran saya kalau mau menggunakan repository yang update, Gunakan repository langsung dari main server nya. Karena repository local tidak begitu update.

Mengenai kecepatan dibandingkan versi sebelumnya tidak begitu signifikan, boleh dibilang sama.
Tapi bagi penggemar ubuntu tentunya tidak masalah karena Gnome 2.24.1 terbaru yang lebih OK.

Untuk feature dari gnome terbaru silahkan lihat disini

Oh iya, satu lagi kekurangannya, OpenOffice nya masih 2.4 dan belum menggunakan yang versi 3.0 :)
Mungkin harus sabar kali ya sama boot time nya lebih lama dari yang versi 8.04.

Mudah-mudahan bisa menjadikan gambaran sebelum menggunakan Ubuntu versi 8.10 ini.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Rabu, 29 Oktober 2008

Console Router dengan Linux





Mungkin rekan semua ada yang belum mengetahui bagaimana caranya untuk console router dari linux, terutama disini dengan console cable dan converter USB.

Saat ini sudah tidak ada lagi Notebook keluaran terbaru yang masih menyertakan serial port. Untuk itu saat ini untuk console router sudah banyak digunakan cable console dengan converter USB (seperti gambar diatas).

OK, kita mulai caranya : (Disini saya menggunakan Ubuntu Linux)

1. Install terlebih dahulu software untuk console routernya. Di Linux kita gunakan "minicom"
Di Ubuntu gampang sekali tinggal jalankan perintah :

$ sudo apt-get install minicom

Atau dapat juga menginstall nya dari Synaptic atau Add/Remove yang ada di menu GUI Ubuntu.

2. Setelah berhasil di install, jalankan minicom dari console :

$ sudo minicom





3. Dari Gambar diatas kita lihat tampilan menu dari minicom, pilih configur minicom (Ctrl + O),
lalu setting kongurasi seperti gambar dibawah ini :





4. Setelah itu keluar dan save dengan default dfl file yaitu minirc.dfl (lihat gambar dibawah ini)



5. Kemudian buka file konfigurasi minicom di /etc/minicom/minirc.dfl

$ sudo gedit /etc/miniscom/minirc.dfl

Pastikan isinya sama seperti ini :

# Machine-generated file - use "minicom -s" to change parameters.
pu port /dev/ttyUSB0
pu baudrate 9600
pu bits 8
pu parity N
pu stopbits 1
pu rtscts No


Jika belum sama, silahkan disamakan. Setelah itu jangan lupa di save file tersebut.

6. Kini anda tinggal memasang kabel konsole ke router dan ke PC/Laptop Anda.
7. Jalankan minicom

$ sudo minicom

8. Selamat mengkonfigurasi router anda :)

Cara kedua adalah yang lebih mudah, yaitu dengan menggunakan progam CuteCom :

1. Install CuteCom dari Softaware center atau synaptic. Dan bisa juga melalui terminal :

$ sudo apt-get install cutecom

2. jalankan cutecom dan configure serialnya (com port) :
- Untuk com 1 --> /dev/ttyS0
- Untuk USB --> /dev/ttyUSB0
- Baudrate = 9600
- Databit  = 8
- Stopbit =1
- Jangan lupa lognya dihidupkan




Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat untuk semua.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Selasa, 14 Oktober 2008

Limit active vlan on spanning tree cisco catalyst



Hati-hati terhadap masalah spanning tree pada Cisco Catalyst karena memiliki limit tersendiri di dalam spanning tree dalam menangani jumlah vlan active, Case ini saya temukan di Catalyst 3550 dan 2940.

Untuk default maximum active vlan dalam spanning tree yang dapat di tangani adalah :
- Catalyst 3550 = 128
- Catalyst 2940 = 64

Effect dari limitasi vlan tersebut maka akan terjadi pemblokiran pada interface yang terdapat spanning tree di dalamnya. Akan muncul log sebagai berikut :

PANTREE_VLAN_SW-2-MAX_INSTANCE: Platform limit of [dec] STP instances
exceeded. No instance created for [chars] (port [chars]).


Untuk mengatasinya tinggal menghilangkan beberapa vlan active dari spanning tree tersebut. Untuk meluhat jumlah vlan dalam spanning tree :

# show spanning-tree summary

Output perintah tersebut di paling bawah akan terlihat jumlah dari vlan active dalam spanning tree tersebut.

Untuk mengatasinya tinggal menjalankan perintah berikut :

Router (config)#no spanning-tree vlan xxx

xxx = vlan id

Berikut info dari Web Cisco :

SPANTREE_VLAN_SW Messages

The following are Spanning Tree VLAN Switch messages.

Error Message

%SPANTREE_VLAN_SW-2-MAX_INSTANCE : Number of STP instances has reach platform limit of [dec] instances. Unable to create the newly created instace since [chars] ( port [chars])

Explanation The number of currently active VLAN spanning tree instances has reached a platform-specific limit. No additional VLAN instances will be created until the number of existing instances drops below the platform limit. The message text shows the smallest VLAN number of those VLANs that are unable to have STP instances created.

Recommended Action Reduce the number of currently active spanning tree instances by either disabling some of the currently active spanning tree instances or deleting the VLANs associated with currently active spanning tree instances. You will have to manually enable the spanning trees that could not be created due to limited instances.


Mudah-mudahan bermanfaat.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Sabtu, 11 Oktober 2008

Hati-hati dengan Email dari Google Palsu....




Email palsu seolah-oleh dari google



Web palsu google


Pagi ini mendapat email dari google untuk mengaktifkan kembali account google adwords.

Setelah saya ikuti ternya link site tersebut error. Saya langsung curiga, saya pikir ini hanyalah teknik para pencuri password dan para spammer saja untuk mengelabui mangsanya. Dari email dan webnya cukup menyakinkan si calon korban untuk mengisi username dan passwordnya.

Namun setelah diisi, link site error ketika tombol sign di tekan. Webnya sebagian link dibawahnya memang benar mengarah ke layanan yang dibarikan google, namun link di samping nya tidak ada yang bisa di akses, termasuk link untuk membuat account baru.

ini link nya "http://ad-words-scrs.com/ad.words.pages.logins/Login.htm"

Dari emailnya setelah saya lihat tidak ada receive address mailnya. Dan mail itu diterima dari account yahoo saya.

Dari analisa tersebut dapat dipastikan link nya dalah palsu, dan hanya merupakan akal-akalan para pencuri password saja atau para spammer.

OK, Berhati-hatilah terhadap notifikasi dari email. Baik itu dari site terkenal sekalipun dan kita memiliki account disana. Waspadalah...waspadalah...


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Review Dopod 900 (Clasic PDA)







Sedikit review mengenai dopod 900 yang saya pakai :

Saya suka modelnya, walaupun besar tetapi memiliki design mirip dengan mini notebook. Layarnya bisa di putar 360 deratat (satu arah saja). Produk ini memang sudah tidak di produksi lagi. Jadi jangan harap masih mendapat yang baru.


=======================================
Spesifikasi :

900 Specifications

Basics

Operating system
Pocket PC Windows Mobile 5

Main processor type
Intel Bulverde

Main processor speed
520 MHz

RAM
64 MB

ROM
128 MB

Expansion option(s)
SD, SDIO, MMC

Battery type
1,620mAh rechargeable battery

Removable battery?
Yes

Rated battery life
4 hours

Installed applications
Microsoft Windows Mobile 5 (OS); Mobile Excel/Word/PowerPoint; Clear Vue PDF; pIE; Voice Command; Video Telephony

Included accessories
Battery; USB cable; pouch; adaptor; stylus (2); wired stereo earphone with microphone; user manual; quick start guide; Microsoft CD.

Frequency: WCDMA+GSM(900/1800/1900)
Size: 81x127x25 mm
Weight: 285g
Standby time:
GSM:220~260 Hours
WCDMA:190~250 Hours

Talk time:
- GSM:5~8 Hours
- WCDMA:2~4 Hours

Color: Titanium black
Smart model: Microsoft Windows Mobile Version 5.0
Style: mini notebook


Interface/messages

Messages: SMS; MMS
Voice/video recording: Unlimited (up to memory capacity)
Voice control: Yes
Hands free: Yes

Communications

Data transfer: WCDMA(3G)+GPRS (2.5G)
IR: Yes
Bluetooth: Yes
WiFi wireless LAN: Yes
USB: Yes


Screen

Colors: 65536 colors TFT screen
Size: 3.6 inch
Resolution:640x480 pixels


Multimedia

Original ring tones: MP3/WMA
JAVA: Yes
Multimedia player: Windows Media Player 10


Camera

CMOS resolution: 1.3 megapixels
Focus: Yes
Recording: Yes
Assist lamp: Yes
Memory slot: SD interface, up to 2G


Others

Handwritten functions: Yes
Browsing Office documents: Yes
3G telecommunications: Yes

=========================================

Kelebihannya :
- Layar resolusi 640x480 VGA (enak buat baca2 ebook)
- Processor tergolong cepat dikelasnya
- Layar Jernih dengan 16 bit warna
- Ada tombol quick answer di samping (walaupun keadaan tertutup tetap bisa angkat telp)
- Ada autoconfig, berguna untuk setting koneksi GPRS/3G, terutama provider di indonesia sudah
dikenali dan ada settingnya otomatis.
- Memory Card bisa di cabut dalam keadaan hidup (removable)
- Support Memory sampai 2GB walau di site resminya dibilang hanya sampai 1GB
- Headphone connector sama seperti walkman atau mp3 player biasa.
- Koneksi cukup lengkap : 3G, GPRS, Wifi

Kekurangannya :
- Battery boros, butuh 2 battery (1 untuk cadangan) dan harganya sekitar 300rb
- Sinyal Wifi kurang kuat (kalah sama notebook dan Nokia)
- Default nya belum bisa digunakan langsung sebagai USB Storage (harus pakai software tambahan)
atau install Windows Mobile 6
- Hasil Camera 1,3 Mpx masih kalah sama sama Nokia dan Sony Erriccson yang setara.
- Windows Mobile 5 sering error terutama reminder yang tidak mengeluarkan sound alarm.
Solusinya di hard reset
- Harus sering-sering soft reset (terutama kalau hang)
- Respon keyboardnya lambat (kalah sama nokia)
- Susah cari sarung PDA nya :(
- Masih 3G, belum 3,5G
- Memiliki bobot yang lumayan berat. (setara sama nokia 9500)


Mungkin itu sedikit review, mudah-mudahn berguna sebagai referesi bagi calon pemakai :). Perbandingan lain yang setara dengan PDA ini saya rasa adalah Nokia E61i dan Sony Erriccson P990i.

Walaupun masih banyak kekurangannya saya masih tetap memakai PDA ini, karen masih jarang yang pakai.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Jumat, 10 Oktober 2008

Chipest Via problem di Linux



Banyak yang menanyakan kepada saya kalau notebooknya tidak bisa menjalankan linux, terutama masalah tampilan nya. Ada yang mengeluhkan 3D nya tidak jalan dilinux, bahkan sampai tidak bisa menampilkan display linux di layar. Setelah di teluuri tenya chipset notebooknya VIA.

Via, banyak produse notebook yang menggunakan chipset ini untuk menekan harga jualnya. Saat ini memang masih belum membuka drivernya untuk open source, terutama seringnya problem di VGA Drivernya sehingga produk open source sendiri yang saat ini mencoba membuat drivernya sendiri.

Pengalaman saya menggunakan notebook dengan chipset via adalah 3D di linux tidak jalan. Setelah saya car referensi di berbagai situs memang via belum di support secara matang untuk Linux.

Mudah-mudahan dengan berkembangnya kernel, chipset via ini akan dikenali dengan baik dikemudian hari. Saran saya adalah sebelum membeli notebook yang akan digunakan untuk Linux, silahkan baca disini terlebih dahulu.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Rabu, 01 Oktober 2008

Met Idul Fitri 1429 H






Di hari yang suci ini...
dari lubuk hati yang terdalam...

Saya dan keluarga mengucapkan "Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin".

Semoga semua amal ibadah kita diterima dan mendapat Ridho dari Allah SWT.

Amin...


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Selasa, 09 September 2008

BGP Maximum-Prefix - BGP Status Idle (PfxCt)



Mungkin hanya sekedar share saja, berdasarkan pengalaman. Jika Anda memiliki koneksi BGP, kemudian BGP tersebut restart. Ketika anda lihat disatu sisi BGP statusnya active, sedangkan disisi satunya adalah idle Idle (PfxCt) :

State/PfxRcd
Idle (PfxCt)

Maka itu bisa terjadi karena adanya maximum prefix yang di setting diantara kedua koneksi BGP tersebut. Hal itu merupakan feature IOS Cisco untuk membatasi prefix yang akan di advertise. Mungkin hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan kemampuan dari router lawan untuk menerima prefix yang besar. Bisa jadi router tersebut tidak kuat dan akhirnya hang.

Untuk memperbaiki koneksi link BGP yang memiliki status Idle (PfxCt) tersebut tinggal menjalankan perintah "clear ip bgp x.x.x.x" (x.x.x.x adalah ip neighbour BGP lawan) yang dijalankan di router yang membatasi prefix tersebut, contoh command nya :

# neighbor 10.1.1.1 maximum-prefix 3000

!--- Drops the peering to 10.1.1.1 when
!--- more than 3000 prefixes are sent.


# neighbor 10.1.1.1 maximum-prefix 3000 warning-only

!--- Logs a warning message when the peer sends
!--- more than 3000 prefixes.


# neighbor 10.1.1.1 maximum-prefix 3000 50

!--- Logs a warning message at 1500 and drops the
!--- peering when over 3000 prefixes are sent.


# neighbor 10.1.1.1 maximum-prefix 3000 50 warning-only

!--- Initially warns at 1500 and re-warns
!--- (different message) at 3000 prefixes received.
!--- However, the BGP Peer is not disconnected.

Lebih aman jika tidak menggunakan perintah "warning only" untuk menghindari router hang karena tidak kuat menerima prefix yang banyak. Biarkan hanya koneksi BGP nya saja yang down.

Setelah menjalankan clear ip bgp tersebut, maka koneksi BGP akan kembali normal.

Untuk referensi silahkan klik disini.


In English...

Maybe just share [only], base experience. If You haves connection BGP, later, BGP are referred [as] restart. When you see disatu side BGP its status active, whereas disisi the other one are idle Idle (PfxCt) :

State/PfxRcd
Idle (PfxCt)

Then it might happened caused by maximum prefix that in range from to setting both connection BGP are referred [as]. That thing is feature IOS Cisco to limit prefix that will in advertise. Maybe that conducted with ability consideration from opponent router to accept big prefix. It is possible router are referred [as] weak and finally hang.

To repair connection link BGP that have status Idle (PfxCt) referred [as] remain run command "clear ip bgp x.x.x.x" (x.x.x.x is ip neighbour BGP opponent) that run in router that limit prefix are referred [as], example command its :

# neighbor 10.1.1.1 maximum-prefixes 3000

!--- Drops the peering to 10.1.1.1 whens
!--- more than 3000 prefixes are sents.


# neighbor 10.1.1.1 maximum-prefixes 3000 warning-onlies

!--- Logs a warning message when the peer sends
!--- more than 3000 prefixeses.


# neighbor 10.1.1.1 maximum-prefixes 3000 50

!--- Logs a warning message at 1500 and drops thes
!--- peering when over 3000 prefixes are sents.


# neighbor 10.1.1.1 maximum-prefixes 3000 50 warning-onlies

!--- Initially warns at 1500 and re-warnses
!--- (different message) at 3000 prefixes receiveds.
!--- However, the BGP Peer is note disconnected.

Safer otherwise use command "warning only" to avoid router hang because weak accept prefix that many. Let only connection BGP just its that down.

After run clear ip bgp are referred [as], then connection BGP will return normal.

For reference please click here.



Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Senin, 08 September 2008

Sertifikasi CCIP dari Cisco (Cisco CCIP Certification)







Sebelumnya saya mengucapkan Selamat Menunanaikan Ibadah Puasa, Semoga amal ibadah kita diterima 4JJl SWT.

Disini saya akan membahas sedikit mengenai sertifikasi CCIP dari Cisco. Berdasarkan pengalaman saya akan memberikan gambaran sedikit mengenai CCIP ini. CCIP Merupakan sertifikasi lanjutan jenjang Profesional dari Cisco setelah CCNA. Memang jenjang lanjutan setelah CCNA tidak hanya CCIP, ada juga CCNP, CCDP, CCVP, CCSP.

CCIP (Cisco Certified Internetwork Professional) sendiri merupakan jenjang sertifikasi profesional dari Cisco yang lebih mengarah kepada orang yang bergelut dengan teknology IP terutama di Service Provider (ISP). Untuk mendapatkan Sertifikasi ini harus melalui 4 modul ujian terlebih dahulu.

Modul materi ujian yang harus dikuasai adalah :
- Building Scalable Cisco Internetworks (BSCI)
- Implementing Cisco Quality of Service (QoS)
- Configuring BGP on Cisco Routers (BGP)
- Implementing Cisco MPLS (MPLS)

Untuk lebih jelasnya silahkan klik disini.

Jika tidak ada halangan saya juga akan membahas keempat modul tersebut satu persatu :)


In English...

Here I will discuss a few/little hit certification CCIP from Cisco. Base my experience will give picture [of] a few/little hits this CCIP. CCIP is certification of ladder continuation Profesional from Cisco after CCNA. Continuation ladder after CCNA not only CCIP, there is also CCNP, CCDP, CCVP, CCSP.

CCIP (Cisco Certified Internetwork Professional) by it self is ladder of professional certification from Cisco that more direction to one who struggle with teknology IP especially in Service Provider (ISP). To get this Sertifikasi must passed by 4 test modules beforehand.

Module of test matter that must controlled is :
- Building Scalable Cisco Internetworks (BSCI)
- Implementing Cisco Quality of Service (QoS)
- Configuring BGP di atas Cisco Routers (BGP)
- Implementing Cisco MPLS (MPLS)

To be more sharpness please clicks here.

Otherwise there is my barrier also will discuss fourth module is referred as one by one :)



Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Jumat, 15 Agustus 2008

Rekomendasi Laptop / Notebook untuk Linux Desktop







Linux saat ini sudah banyak mendapatkan tempat di hati para pengguna Notebook atau Laptop. Berbagai alasan dikemukakan oleh para pengguna Linux ini. Mulai dari masalah klasik seperti lisensi sampai memang karena kelebihan-kelebihan yang ditawarkan oleh Linux. Bahkan ada yang beralih ke Linux karena memang sudah bosan dengan tampilan OS yang lama maupun karena sudah bosan sering-sering install ulang :)

Untuk itu disini saya mencoba memaparkan spesifikasi Laptop / Notebook yang sesuai dan sudah memiliki hardware yang memang sudah dikenali secara baik oleh linux Desktop saat ini. Disini saya tidak menyebutkan Merk nya, tapi Anda bisa mengenalinya dari spesifikasi hardwarenya. Ini saya tulis secara garis besar saja berdasarkan pengalaman saya sendiri :

1. Untuk Processor
Baik Intel dan AMD saat ini sudah dikenali dengan baik semua teknologi yang ada di Linux yang sedang poluler saat ini.

2. Untuk Chipshet Video
Semua chipshet video yang ada saat ini sudah bisa menjalankan linux dengan tampilan grafis standart. Untuk 3D minimal chipset nya adalah dari Intel. Mulai dari Intel945 sampai X1300. Chipset ini sudah langsung running 3D nya untuk menjalankan Compiz Fuzion di Linux.
Untuk menjalankan 3D yang lebih berat silahkan memilih chipset keluaran dari NVidia maupun dari ATi dan kalau bisa memory video nya dedicated (tidak share dari RAM). Kedua Chipset ini membutuhkan driver tersendiri di Linux.

3. Untuk Chipset Wifi
Disini Intel tetap jadi juara dalam pengenalan harware secara langsung di Linux. Untuk chipset lain seperti Broadcom maupun Atheros membutuhkan driver tersendiri juga di linux, bisa juga menggunakan ndiswrapper linux.

4. Harddisk.
Saya rasa hardisk sudah dikenali dengan baik oleh linux baik itu IDE maupun SATA.

5. Network Card
Semua chipset Network Card Laptop saat ini juga sudah dikenali dengan baik oleh linux.

6. Webcam / Camera
Ini yang masih agak sulit. Karena baru beberapa vendor saja yang mengelurkan driver untuk linux, itu juga instalasinya secara manual. Chipset Webcam yang sudah dapat berjalan di linux dengan driver tersendiri yang saya tahu baru milik Acer dan chipset microdia.

7. Modem Internal
Sebagian besar sudah dikenali oleh linux saat ini. Kalau yang tidak terdeteksi mungkin memang memerlukan driver khusus.

Secara garis besar itu saja yang dapat saya review mengenai spesifikasi laptop atau notebook yang baik untuk menjalankan Linux. Hal ini berbeda dengan UMPC saat ini yang memang sudah include OS Linux didalamnya, tentunya semua hardware sudah berjalan dengan baik.

Dari hasil surcey saya tetap Laptop dengan spesifikasi centrino dari Intel (chipset intel mulai dari motherboard, processor, wifi, video) merupakan pilihan yang tepat bila tidak mau repot dengan urusan driver di linux.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Jumat, 25 Juli 2008

Naik Gunung, Bertapa lagi...



Sudah sebulan ini saya tidak nge-blog maupun share tulisan lagi. Saya baru menyadari bahwa saya masih harus banyak belajar dan belajar lagi. Masih banyak target yang harus dicapai, dan masih banyak hal yang harus dikuasai :)

Sudah sebulan ini saya kembali naik gunung untuk berguru maupun belajar sendiri. Untuk memperdalam ilmu kanuragan yaitu jurus-jurus CISCO :D.

Ternyata kemampuan saya masih cetek sekali dibanding dengan teknologi CISCO yang luas. Intinya masih harus banyak belajar !!!

OK, Tetap semangat untuk terus maju dan belajar mengejar harapan dan impian dimasa depan.

Saya akan tetap share hasil belajar yang saya lakukan, dengan harapan bermanfaat untuk rekan yang lainnya.



Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Rabu, 25 Juni 2008

Mengenal System Life Cycle (SLC)







System Life Cycle (SLC) adalah proses evolusi yang diikuti oleh pelaksanaan sistem informasi dasar-dasar atau subsistem. Telah ada pendekatan implementasi tradisional sepanjang era komputer, dan ada perjanjian umum antara ahli-ahli komputer sehubungan dengan tugas-tugas yang dilaksanakan.

Beberapa SLC terdapat dalam perusahaan yang menggunakan komputer, mungkin ada seratus atau lebih. Pada kenyataannya SLC adalah sarana yang digunakan oleh manajemen untuk melaksanakan rencana strategis. Konsep life cycle menjadikan segala sesuatu yang tumbuh, menjadi dewasa setiap waktu dan akhirnya mati. Pola ini digunakan untuk sistem dasar komputer seperti subsistem pemrosesan data atau SSD.

System Life Cycle terdiri dari lima fase yaitu :

1. Fase Perencanaan

Pada fase ini dimulai dengan mendifinisikan masalah dan dilanjutkan dengan sistem penunjukan objektif dan paksaan. Disini sistem analis memimpin studi yang mungkin terjadi dan mengemukakan pelaksanaanya pada manajer.

2. Fase Analisis

Fase ini mempunyai tugas penting yaitu menunjukan kebutuhan pemakai informasi dan menentukan tingkat penampilan sistem yang diperlukan untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Fase ini meliputi penetapan jangkauan proyek, mengenal resiko, mengatur rangkaian tugas, dan menyediakan dasar untuk kontrol.

3. Fase Desain

Fase Desain ini meliputi penentuan pemrosesan dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru, dan pemilihan konfigurasi terbaik dari hardware yang menyediakan desain. Desain system adalah ketentuan mengenal proses dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru.

4. Fase Pelaksanaan / Implementasi

Fase ini melibatkan beberapa spesialis informasi tambahan yang mengubah desain dari bentuk kertas menjadi satu dalam hardware, software, dan data. Pelaksanaan adalah penambahan dan penggabungan antara sumber-sumber secara fisik dan konseptual yang menghasilkan pekerjaan sistem.

5. Fase Pemakaian / Penggunaan

Selama fase penggunaan, audit memimpin pelaksanaannya untuk menjamin bahwa sistem benar-benar dikerjakan, dan pemeliharaannya pun dilakukan sehingga sistem dapat menyediakan kebutuhan yang diinginkan.

Dari kelima fase diatas, empat fase diawal disediakan untuk dikembangkan, jadi metode yang ada didalamnya dapat berkembang sesuai zaman. Sedangkan fase yang terkahir tidak untuk dikembangan, hanya sebagai pelaksanaannya saja.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Selasa, 17 Juni 2008

Takut dirazia..?? Sudah saatnya migrasi ke opensource..







Maraknya isu mengenai razia software bajakan yang tersebar di berbagai situs, forum, dan milist-milist membuat sebagian besar orang gusar, terutama bagi mereka yang memakai software bajakan. Banyak saat ini yang sudah mulai melirik-lirik software opensource, bahkan mereka juga mulai melirik Operating System (OS) Alternatif yaitu Linux dan Mac OS.

Hal ini sangat berdampak sekali terutama bagi orang awam, mereka mulai mencari-cari informasi mengenai kebenaran berita razia software tersebut. Dan saat ini mereka juga mulai bertahap beralih ke OpenSource. Disamping untuk legalitas, tentunya juga untuk penekanan biaya untuk software yang harus dikeluarkan. Coba saja jika semua nya menggunakan software asli dalam suatu perusahaan besar :), tentu dana yang dianggarkan untuk itu sangatlah besar juga.

Untuk itulah saat ini rating dari software-software alternatif yang OpenSource atau freeware mulai naik. Mereka mencari alternatif yang gratis. Konon dalam razia terhadap software bajakan tidak hanya Operating System (OS) dan Office yang digunakan saja yang diperiksa, namun semua software yang berjalan didalam OS tersebut. Wah kalau begitu harus asli semua ya :).

Walaupun tingkat pembajakan di Indonesia turun dari tahun kemarin dan UU-ITE sudah diberlakukan. Namun sepertinya belum sepenuhnya menyadarkan masyarakat untuk menggunakan software yang legal. Pemerintah sendiri sebetulnya sudah ikut membantu perkembangan dari Linux dengan membuat Distro Resmi Indonesia yaitu IGOS (Indonesia Go OpenSource). Namun hal ini juga kurang diminati. entah kurang dari segi hal promosi atau kalah terkenalnya dengan Distro Linux buatan luar.

Bagi para pemburu notebook baru, saat ini mereka juga mulai melirik notebook keluaran dari Apple. Memang harganya cukup mahal, namun OS yang diberikan sudah satu bundle lengkap dengan notebook tersebut. Mulai dari OS nya sampai Office Aplication dan software-sofwaare standart kebutuhan sehari-hari. Mereka menyadari kini jika memakai software bajakan dan ketahuan dalam razia maka akan didenda dengan denda yang cukup mahal. Di isu yang sedang heboh saat ini di berbagai media elektronik denganya mencapai 9,5 juta rupiah. Wow.. cukup tuh buat beli notebook baru :).

Untuk itu disini saya mengajak rekan semua untuk mulai memakai software yang legal, semuanya legal. Dan jika kita belum sanggup mari kita coba alternatif yang free nya. atau gunakan Linux jika tidak mau repot. Memang dibutuhkan sedikit waktu untuk belajar menggunakan software atau OS tersebut, hanya masalah kebiasaan saja menurut saya. Setidaknya kita bebas dari pelanggaran hak cipta. Bagi yang sudah menggunakan Linux atau software OpenSource mari kita tularkan kepada yang lain. Agar mereka juga aman dari razia tersebut.

Tidak usah takut, Linux saat ini sudah sangat familiar untuk digunakan dan juga sudah sangat user friendly sekali. Kita tinggal klik-klik saja pada saat instalasi maupun dalam penggunaanya.Bagi para pecinta game juga tidak usah khawatir, game di linux saat ini juga sudah mulai beralih ke Real 3D. Contoh nya bisa di lihat disini. Dengan menggunakan software-software Opensource tentunya kita turut memberikan sumbangsih terhadap kemajuan software OpenSource tersebut.



Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Minggu, 01 Juni 2008

Turbo Pascal di Linux (Ubuntu)



Kebetulan mendapat tugas kampus untuk membuat program dengan bahasa pemrograman Pascal. Karena saya memakai Linux sebagai satu-satunya OS (Operating System) di notebook saya, maka saya hunting di google mengenai program pascal di linux.

Saya temukan beberapa diantaranya adalah Free Pascal Compiler, GNU Pascal compiler. Namun dari beberapa review yang saya temukan terkadang tidak sepenuhnya program pascal yang kita buat berjalan sempurna bila dijalankan atau di compile oleh kedua program tersebut.

Untuk itu saya mencoba menggunakan Turbo Pascal 7 dari Borland.

Langkah-langkah instalasinya sebagai berikut :

1. Download dan install dosbox dan wine terlebih dahulu di linux. Untuk keluarga debian seperti ubuntu tinggal jalan kan :
$ sudo apt-get install dosbox wine

2. Download program Turbo Pascal 7 dari sini

3. Install program turbo pascal (tp70.exe) dengan wine ke folder yang di inginkan. saya menaruhnya di /home/dony/dosbox/

4. Setelah dosbox berhasil di install maka akan muncul dimenu. jalan dosbox



5. Mounting folder dosbox tadi sebagai drive c:, caranya : mount c: /home/dony/dosbox



6. Masuk ke drive c: setelah mounting berhasil, tinggal ketik "c: lalu ENTER" untuk pindah ke drive C

7. Masuk kedalam direktori dimana pascal di install dan file tpx.exe berada :
c: cd tp/bin

8. Setelah masuk ke dalam direktori tp/bin, jalankan tpx.exe



9. Tinggal kita buat script pascal yang diinginkan



10. Selesai :)


Bagi anda yang masih kuliah dan masih belajar pemrograman pascal, tentunya tidak usah khawatir jika menggunakan Linux :). Saya mencoba semuanya berjalan dengan baik dan lancar untuk pemrograman dengan pascal tersebut.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Selasa, 20 Mei 2008

Virtualization, Tren IT saat ini





Teknologi ini sedang hangat menjadi pembicaraan di kalangan IT saat ini. Sebetulnya teknologi ini sudah ada sejak akhir tahun 1960. Dengan perkembangan dunia IT yang berkembang pesat saat ini maka teknologi virtualization ini pun lebih disempurnakan.

Dengan berkembangnya juga teknologi hardware yang ada saat ini, memungkinkan virtualization berjalan semakin baik dan sempurna. Dimana 1 processor kini terdiri dari berbagai core dan peningkatan L2 di processor tersebut yang semakin baik. Awalnya dimulai dari Hyperthreading dan Hypertransport, Dual Core, 4 core, bahkan 8 core didalamnya.

Didalam sebuah perusahaan yang peka akan kebutuhan IT nya. Tentunya akan memiliki berbagai server sesuai dengan kebutuhannya. Mulai dari File Server, DNS Server, Print Server maupun DHCP Server, dan lain-lain.

Tentunya mereka pun harus menyediakan beberapa PC sekelas Server untuk membangun itu semua. Jika diperhatikan utilisasi dari beberapa jenis Server diatas, tentunya tidak akan efisien dan tentunya memakan tempat dan membutuhkan daya yang besar juga. Contohnya DNS Server dan DHCP server. Utilisasi dari kedua server tersebut tidaklah begitu besar yang sebetulnya dapat dilakukan oleh PC biasa. Namun PC biasa memiliki keterbatasan jika digunakan pada lifetime yang lama.

Solusi yang biasa dilakukan adalah menggabungkan beberapa kegunaan server tersebut kedalam sebuah PC Server yang handal dan memiliki spesifikasi tinggi.

Namun akan timbul permasalahan baru yaitu security. Dengan penggabungan beberapa server tentunya akan semakin banyak port yang terbuka dalam server tersebut. Hal ini semakin besar kemungkinan server tersebut untuk di eksploitasi. Tentunya ini membutuhkan management security yang baik terhadap server tesebut.

Satu permasalahan lagi jika server tersebut melakukan update dimana dibutuhkan restart terhadap server tersebut, maka sevice server yang lain akan ikut down. Dengan teknologi Virtualization inilah solusi dari permasalahan tersebut.

Beberapa kelebihan menggunakan Virtualization :

- Efisiensi biaya untuk kebutuhan Hardware
- Tentunya menyenangkan pelanggan maupun atasan karena biaya yang dikeluarkan lebih murah
- Meningkatkan sistem security untuk IT di perusahaan
- Dapat menekan downtime dan meningkatkan kualitas layanan data
- Menekan kebutuhan akan daya yang besar (efesiensi biaya lagi)
- Memiliki skalability yang tinggi

Anda tidak perlu khawatir karena saat ini produk server baru dari Microsoft yaitu Windows Server 2008 sudah memiliki teknologi virtualization yang sangat baik sekali. Bagi anda pecinta Open Source, Ubuntu 8.04 Server juga sudah menyedia kernel khusus untuk penanganan Virtualization tersebut. Tentunya anda juga harus menyediakan spesifikasi yang tinggi yang mendukung virtualization.



(Write in Nokia E61 and edited by Openoffice 2.4 on Ubuntu 8.04)

Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Minggu, 18 Mei 2008

Matematika Membeli Software





Mangga Dua memang tak pernah sepi dari para pemburu komputer dan software. Salah satu pusat penjualan komputer terbesar di Jakarta. Tidak hanya peripheral komputer saja yang ada, mulai dari notebook, perangkat networking, peralatan elektronik pun ada disana. Bahkan kini setiap toko juga menjual Software keluaran Microsoft yang asli, mulai dari Operating Sistemnya sampai MS. Office juga ada. Bahkan produk-produk antivirus dengan licensi asli pun dijual.

Maraknya kini razia terhadap software bajakan di berbagai daerah, dan tentunya saya juga mendukung kebijakan tersebut. Walau terasa sangat berat tentunya kita sendiri pun tidak mau jika karya kita dibajak oleh orang. Saya sendiri “Salut” buat Bos Micosoft atas idenya membuat System Operasi yang dipakai di seluruh dunia.

Disini saya tidak ingin membanding-bandingkan suatu sistem operasi yang ada, hanya ingin sedikit mengajak berhitung :).

Suatu ilustrasi misal si A ingin membeli PC lengkap termasuk printernya, tentu tujuan utama si A tadi pergi ke Mangga Dua karena disana memang pusatnya. Setelah sampai disana si A mulai hunting PC dengan spesifikasi yang sudah dia tentukan dan tentunya dengan harga yang paling murah. Akhirnya si A mendapatkan apa yang dia inginkan dengan harga 4 juta rupiah. Spesifikasi tersebut cukup untuk menyelesaikan pekerjaanya dan tentunya sudah lengkap dengan monitor dan printer.

Si A tadi sebetulnya sudah tahu kalau saat ini sedang ramai razia terhadap software bajakan. Makanya si A tadi membeli software asli dengan rincian sebagai berikut :

1.Sistem Operasinya : Rp. 2.100.000
2.Office Aplication : Rp. 2.400.000
3.Antivirus nya : Rp. 300.000
4.Extract file tools : Rp. 400.000

Kebetulan si A pekerjaannya hanya sebagai penulis jadi dia sudah cukup dengan software tersebut. Jika di total pengeluaran diatas mencapai Rp. 5.200.000,-

Wah ternyata harganya melebih dari harga PC yang dia beli ya :). Yang pasti gak masalah donk.. kan dia punya uang untuk membelinya.

Nah yang masalah kalau yang gak sanggup beli yang gimana nih?? masa harus membajak sih, malu donk :). Masa sih mau masuk penjara cuma karena pakai software bajakan. Semua pasti sudah tahu arah pembicaraan saya kemana. Ya.. betul sekali, kenapa gak pakai Linux.

Tentunya memang belum semua kebutuhan dapat dicover dengan Linux. Tapi setidaknya bagi pekerjaan sejenis dengan ilustrasi tadi yang hanya menggunakan Office saja tentunya tidak masalah jika dilakukan dengan Linux.

Dan tentunya dia sudah bisa berhemat banyak, bahkan dana untuk pembelian software tadi bisa dibelikan 1 unit PC baru :). Itu hanya satu orang. Bagaimana jika dalam perusahaan besar yang PC nya lebih dari 100 atau 200 PC. Berapa penghematan yang akan didapatnya. Memang tidak semudah itu, kita harus mencari SDM yang menguasai Linux, setidaknya aplikasi Office di Linux. Menurut saya itu hanya tinggal kebiasaan saja untuk menggunakan Office Linux. Toh tampilannya saat ini sudah mirip Windows untuk Officenya, yaitu dengan OpenOffice. Nah dana yang dapat di hemat tadi bisa dialihkan untuk mengembangkan SDM yang ada untuk belajar menggunakan Linux.

Dukungan support pun saat ini sudah banyak sekali untuk linux, baik yang bersifat komersil maupun gratisan dari berbagai milist dan forum. Para aktivis linux pun akan dengan senang hati membagi pengetahuannya untuk sesama pengguna. Ini yang saya rasakan dulu saat belajar menggunakan Linux.

Jadi hanya ada 2 pilihan, pertama gunakan software asli semua, atau gunakan alternatif lain yaitu Linux :)



Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Sabtu, 10 Mei 2008

Now in Ubuntu 8.04 codename "Hardy Heron"






Sedikit terlambat memberikan review mengenai ubuntu versi terbaru ini memang. Tetapi saya harap mudah-mudahan bermanfaat untuk rekan semua terutama bagi yang akan mencoba yang terbaru dari Ubuntu.

Ada apa sih yang baru di Ubuntu 8.04 ini?

Yang jelas tentunya dengan kernel baru yang lebih lengkap dalam pengenalan setiap hardware yang ada saat ini.

Beberapa feature barunya antara lain adalah :

- GUI dengan Gnome dengan versi yang lebih baru yaitu 2.20.1
- Kernel 2.6.24.16 yang mulai 1 Mei sudah di update jadi 2.6.24-17
- PolicyKit, Dimana setiap akan menconfigure sesuatu via GUI akan diminta password terlebih dahulu, jadi lebih aman. Misal akan mengganti setting network.
- PulseAudio, memungkinkan untuk menggabungkan audio untuk digunakan secara bersamaan oleh setiap aplikasi yang ada.
- Xorg versi baru yaitu 7.3, memberikan dukungan penuh terhadap layar wide screen.
- Firefox 3 beta 5, Walau masih dalam versi beta namun cukup stabil untuk digunakan. walau masih sangat minimnya dukungan plugin ataupun theme untuk versi ini.
- CD/DVD Burning baru yaitu "Brasero" menggantikan gnomebaker, namun bagi pecinta gnomebaker tetap bisa menginstallnya.
- Transmission, Bagi pecinta download via torrent tentunya akan sangat terbantu dengan software ini.
- World Clock Applet, Jam Dunia yang dapat disesuaikan sesuai keinginan.
- Vinagre, VNC Client baru
- Uncomplicated Firewall, firewall yang sangat mudah digunakan. Namun saya tetap lebih suka Firestarter.
- Totem, Aplikasi buat nonton film ini dilengkapi dukungan baru plugin Youtube. Untuk mencari dan menonton film secara online broadcast.
- ActiveDirectory integration, memudahkan dalam menggabungkan kedalam network Active Directory milik Windows.
- iSCSI support
- Memory Protection
- Wubi, memungkinkan Ubuntu untuk di install di Windows tanpa harus mempartisi ulang. Karena di install di Virtual Partisi.
- dll.

Untuk melihat detail featurenya dapat dilihat disini.

Yang lebih mengesankan bagi yang sudah menggunakan Ubuntu versi terbaru ini adalah lebih cepat dari versi sebelumnya. So.. buruan coba deh :)

Oh iya bagi pecinta game linux Warzone (game strategi) di versi Ubuntu 8.04 ini lebih stabil dan bebas dari bug terdahulu yaitu tidak bisa load saved game.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Minggu, 20 April 2008

Membuat Label CD dan Kartu Nama di Linux (Ubuntu)



Teringat rencana saya akan membuat kartu nama, tentunya saya mencari kira-kira software apa yang bagus untuk membuatnya. Searching di google lebih banyak untuk OS Windows nya. Kemudian saya coba cari apa sih alternatif nya kalau pakai linux.., teryata ada.

"gLabels"



glabels ini selain free dia juga bisa untuk mendesign label untuk CD dan tentunya untuk kartu nama juga. Tools juga memadai untuk mendesign kartu nama atau label CD.

Instalasinya untuk distro Ubuntu juga sangat mudah, tinggal install saya dari synapticnya. atau :
$ sudo apt-get install glabels

Berikut contoh gambar mendesign Label CD



Ataupun mendesign kartu nama



Wah asik kan :), bisa bikin percetakan nih pakai linux (he..he..he.. menghayal aja)


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

LTSP dan Peluang





Linux Terminal Server Project

Tentunya sudah banyak artikel yang membahas tentang teknologi ini, sebuah solusi hemat untuk membangun jaringan murah. Mulai dari tahun 2003 sudah mulai ramai dibicarakan di kalangan komunitas IT di Indonesia. Teknologi ini juga sudah banyak diterapkan di kampus-kampus saat ini. Dengan teknologi ini diharapkan dapat menciptakan jaringan yang murah biayanya.

Saya disini tidak akan membahas teknik instalasi LTSP ini karena sudah banyak bertebaran artikel yang membahasnya, Hanya berbagi pengalaman saja. Terus terang saya juga baru saja mencoba teknologi LTSP ini setelah kemarin dapat tantangan untuk mencobanya di kampus. Alhamdulillah berhasil :) (walau 2 hari ngoprek baru running).

Disaksikan juga oleh Ketua Pusat Kegiatan Mahasiswa (PUKET) dikampus saya, karena memang dia yang menyuruhnya. Dan akhirnya saya ditawarkan untuk membuat seminar dikampus saya tentang linux, mungkin akan berlanjut ke workshop juga (setelah pendekatan dengan BEM dikampus).

Dalam waktu dekat ini saya harus membuat 2 materi seminar sekaligus. Pertama di STM Pembangunan 26 Jakarta dan satu lagi di kampus saya STMIK Nusa Mandiri. Itulah yang dinamakan peluang :) . Dimana saya bisa untuk terus belajar lebih banyak dan semoga dapat berguna juga ilmunya untuk yang lain. Ya.. hitung-hitung sebagai kontribusi saya untuk Dunia IT Indonesia (he..he..he..). Terutama untuk sosialisasi penggunaan OpenSource sebagai alternatif pilihan. Mudah-mudahan keingininan saya bisa tercapai.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Sabtu, 12 April 2008

IP Calculator di Linux (Ubuntu)



Bagi yang berkecimpung di dunia networking tentu tidak asing dengan subnetting IP, pembagian IP terutama IP ver.4. Untuk memudahkannya saat ini sudah banyak tersedia aplikasi IP Calculator. Tidak hanya di OS Windows namun saat ini juga tersedia untuk OS Linux. Nama software nya "gip" dan "ip calc"

Cara installnya sangat mudah, terutama di OS turunannya debian seperti ubuntu dan lain-lainnya. Bisa pakai Synaptic maupun apt-get dari console.

$ sudo apt-get install gip, ipcalc

Selesai instalasinya :)

Cara pakainya mudah :

1. ipcalc

tinggal ketik saja di console
$ ipcalc

contoh :
$ ipcalc 10.10.3.0/32
Address: 10.10.3.0 00001010.00001010.00000011.00000000
Netmask: 255.255.255.255 = 32 11111111.11111111.11111111.11111111
Wildcard: 0.0.0.0 00000000.00000000.00000000.00000000
=>
Hostroute: 10.10.3.0 00001010.00001010.00000011.00000000
Hosts/Net: 1 Class A, Private Internet

$ ipcalc 10.10.3.0 255.255.255.240
Address: 10.10.3.0 00001010.00001010.00000011.0000 0000
Netmask: 255.255.255.240 = 28 11111111.11111111.11111111.1111 0000
Wildcard: 0.0.0.15 00000000.00000000.00000000.0000 1111
=>
Network: 10.10.3.0/28 00001010.00001010.00000011.0000 0000
HostMin: 10.10.3.1 00001010.00001010.00000011.0000 0001
HostMax: 10.10.3.14 00001010.00001010.00000011.0000 1110
Broadcast: 10.10.3.15 00001010.00001010.00000011.0000 1111
Hosts/Net: 14 Class A, Private Internet

2. Gui Based menggunakan "gip"

tinggal panggil saja di console atau di run : gip
$ gip



Sangat mudah bukan :), Jadi bagi para Network Admin jangan takut menggunakan linux..


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

Minggu, 06 April 2008

Tips Mengamankan OS Windows (For user)





Tentunya sudah banyak yang membahas hal ini, namun tidak ada salahnya saya sedikit share dari pengalaman saya selama 3 tahun menjadi Technical Suppot Desk. OK kita mulai saja pembahasannya. Setiap OS (Operating Sistem) yang ada semuanya tidak pernah absen dari kekurangan, pasti ada saja bug atau celah didalamnya dan hal ini bisa membahayakan data-data yang ada didalamnya. Apalagi jika didalamnya berisi data-data rahasia kita.

Untuk itu saya ingin memberikan sedikit tips untuk menjaga agar OS Windows anda tetap sehat dan aman :), aman dari virus, spyware dan malware yang ada saat ini. Tentunya dengan software yang legal dan free. Yah.. hitung-hitung sebagai user pemula kita setidaknya ikut membantu mengamankan PC kita sendiri, daripada mengeluarkan uang untuk memanggil teknisi jika OS kita rusak atau terkena virus. Untuk user di kantor setidaknya kita ikut mebantu teknisi komputer yang ada.

Langkah-langkahnya dapat anda lihat disini


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171

OpenOffice 2.4 di Ubuntu 7.10 Gutsy Gibbon



Sudah lama nih tidak share sesuatu :)




Walau ubuntu sebentar lagi keluar yang versi baru yaitu Ubuntu 8.04 namun tidak ada salahnya saya coba share instalasi OpenOffice terbaru yaitu versi 2.4. OpenOffice versi 2.4 ini rencananya sudah include nanti di ubuntu 8.04.

Langkah nya sangat mudah :

1. Pertama uninstall openoffice yang sudah terinstall, Gunakan Synaptic untuk uninstall OpenOffice 2.3 bawaan Ubuntu 7.10

2. Download Openoffice 2.4 dari repository lokal :
http://kambing.ui.edu/openoffice/stable/2.4.0/OOo_2.4.0_Linux
Intel_install_en-US_deb.tar.gz

3. Extract file tersebut
$ tar -xvzf OOo_2.4.0_LinuxIntel_install_en-US_deb.tar.gz

4. Masuk kedalam direktori hasil extract tersebut
$ cd OOH680_m12_native_packed-1_en-US.9286

5. Install paket yang ada
$ sudo dpkg -i *.deb

6. Masuk ke direktori desktop-integration, dan install paket menu openoffice
$ sudo dpkg -i openoffice.org-debian-menus_2.4-9268_all.deb

Selesai, dan anda siap menikmati OpenOffice 2.4 terbaru :)

Banyak feature baru dan perbaikan-perbaikan dari versi sebelunya, dapat dilihat di : http://development.openoffice.org/releases/2.4.0.html

Yang saya rasakan adalah loadingnya lebih cepat walau tanpa OpenOffice Quickstarter nya. Memang di versi 2.4 ini sudah tidak menyediakan Quickstarter lagi.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
Registered linux user : ID 400171

Minggu, 24 Februari 2008

Software Free Alternative di Windows



Tulisan ini saya buat untuk membantu mengurangi pembajakan software :), mudah-mudahan saja bermanfaat dan membuka wawasan bahwa di OS Windows pun masih ada software alternative yang free yang bisa kita gunakan.

Yang di perlukan disini hanya kita membutuhkan Windows yang asli tentunya, setelah saya perhatikan masih banyak yang membeli Windows asli namun software lain yang digunakan masih bajakan, Oke kita mulai saja pembahasannya :

1. Office Software
- Untuk yang terbiasa dengan MS. Office bisa menggunakan OpenOffice for Windows gratis dari SUN Microsystem, bisa di unduh disini : http://download.openoffice.org/other.html#en-US
Untuk tingkat compatible sudah mencapai 90% dari MS.Office. Bahkan sudah langsung bisa save ke format pdf.

2. PDF Reader
- Untuk membaca PDF bisa dengan Adobe Acrobat Reader. Free untuk di download. silahkan download dari sini : http://www.adobe.com/products/acrobat/readstep2_allversions.html

3. PDF Writer
- Bagi anda yang sering membuat file PDF dapat juga menggunakan PDFCute dari : http://www.cutepdf.com/ Free untuk digunakan.

4. Compression File and Folder
- Jangan takut untuk kehilangan Winzip dan Winrar. Kini ada IZArc, Free Software untuk membuka dan mengkompres file atau forder dan mendukung semua jenis kompresi file mulai dari zip, rar, 7zip, cab, dll. Bisa di download dari sini :
http://www.izarc.org/download.html

5. Messenger / Chatting
- Selain Yahoo Messenger kita dapat menggunakan Pidgin sebagai sarana chatting, bahkan mendukung multiprotocol chatting. Dapat di download dari sini : http://www.pidgin.im/download/

6. Image Editing
- Bagi pecinta photoshop, anda dapat menggunakan Software free yaitu Gimp Image Editor, dapat dicoba dengan men-download dari sini : http://www.gimp.org/windows/

7. Web Editing GUI
- Untuk para pengembang web terutama web programming dan web design tentunya sudah familiar dengan Macromedia Dreamweaver maupun MS.Frontpages. Ada altenative penggantinya yaitu Kompozer. Web Editor sederhana yang sudah mirip dengan MS.Frontpages. Cocok sekali untuk pemula. Dapat di download di sini : http://www.kompozer.net/download.php

8. Mail Client
- Email juga punya pilihan software, seperti ThunderBird dari Mozilla Corp. Mail Client handal dengan anti spam yang sudah include didalamnya. Bagi pengguna Outlook Express pasti akan langsung familiar dengan mail client ini.

9. Diagram Software
- Untuk pengganti membuat diagram dengan MS.Visio dapat menggunakan Software Free yaitu "Dia". Cukup lengkap untuk membuat diagram apapun, dapat dicoba dengan mendownload dari sini : http://dia-installer.de/download.html
- Namun software ini tidak dapat membuka file milik MS.Visio, tapi jangan takut karena pihak Microsoft pun menyediakan viewer untuk visio ini :
http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyID=3fb3
bd5c-fed1-46cf-bd53-da23635ab2df&displaylang=en
dan
http://www.microsoft.com/downloads/details.aspx?FamilyId=D88E
4542-B174-4198-AE31-6884E9EDD524&displaylang=en


Ternyata masih ada kan software alternative yang free untuk OS Windows :), so mari kita coba software diatas, yah... sebagai bagian dari upaya kita semua tuk mengurangi bajakan.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
Registered linux user : ID 400171

Senin, 11 Februari 2008

Membiasakan Diri dengan Software Opensource





Mungkin memang sudah semestinya kita membiasakan diri dengan software opensource. Sebagai alternatif untuk kita agar terhindar dari pembajakan. Saya merasa ketergantungan terhadap OS Windows begitu besar sekali sehingga membuat orang enggan untuk mencoba yang lain, tentunya dengan berbagai alasan yang sebenarnya sebagian bisa dicarikan alternatifnya.

Mulai dari Instansi Pemerintahan sampai dunia pendidikan sekalipun tak lepas dari ketergantungan tersebut. Yang lebih parah kalau yang dipakai adalah software bajakan :)

Peran serta Orang IT atau Divisi IT sangat diperlukan untuk mensosialisasikan penggunaan software Opensource. Disamping bisa menekan biaya untuk membeli licensi dan biaya tersebut dapat dialihkan untuk "mendidik" user untuk menggunakan berbagai macam software opensoure seperti Linux untuk OS nya dan OpenOffice untuk Office paketnya.

Hal ini juga saya tekankan kepada adek-adek kelas saya, kebetulan saya dipercaya sharing knowledge linux kepada mereka. Setiap selesai materi pasti mereka meminta untuk meng-copy materi yang telah dibawakan. Dan sengaja saya selalu membuatnya dengan OpenOffice dan saya save juga dalam format openoffice agar tidak dapat dibuka dengan MS. Office :)

Tidak ada maksud apa-apa selain mengajak mereka ikut mulai mencoba dari software opensource tersebut. Bahkan ada dari mereka yang menanyakan kenapa tidak bisa dibuka filenya :d

Kemudian dari situ saya arahkan untuk menggunakan OpenOffice untuk membukanya. dan ada juga yang minta kepada saya untuk memberikan materi tersebut dalam format .pdf namun saya tidak penuhi permintaannya tentunya dengan alasan yang sama.

Mudah-mudahan kedepannya Software Opensource yang ada terus berkembang dan semakin baik lagi sehingga dapat menjadi solusi total dalam menghadapi pembajakan software dan ketergantunagn terhadap suatu produk.


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
Registered linux user : ID 400171

Tutorial Instalasi Modem 3G / HSDPA ZTE MF622 di Linux (Tested in Debian and Ubuntu)



1.Pertama kali ditancapkan ke usb di PC atau Notebook maka Modem ZTE ini akan dikenali sebagai usb storage, untuk itu kita terlebih dahulu harus membuat agar modem ZTE MF622 ini dikenali sebagai modem 3G. Download packet ini dari : http://www.draisberghof.de/usb_modeswitch/usb_modeswitch-1.0.7.tar.bz2

2.Extract file tersebut dengan perintah :
$ tar -jxvf usb_modeswitch-1.0.7.tar.bz2


$ ls
usb_modeswitch-1.0.7.tar.bz2

$ tar -xvjf usb_modeswitch-1.0.7.tar.bz2
usb_modeswitch-1.0.7/
usb_modeswitch-1.0.7/compile.sh
usb_modeswitch-1.0.7/usb_modeswitch
usb_modeswitch-1.0.7/usb_modeswitch.conf
usb_modeswitch-1.0.7/usb_modeswitch.c
usb_modeswitch-1.0.7/usb_modeswitch.h
usb_modeswitch-1.0.7/COPYING
usb_modeswitch-1.0.7/README

$ ls
usb_modeswitch-1.0.7 usb_modeswitch-1.0.7.tar.bz2

$ cd usb_modeswitch-1.0.7/

~/usb_modeswitch-1.0.7$ ls
compile.sh
README
usb_modeswitch.c
usb_modeswitch.h
COPYING
usb_modeswitch
usb_modeswitch.conf

3.Login sebagai root

$ su atau
$ sudo su

4.Copy file executable "usb_modeswitch" pada directory "/sbin" dan "/usr/sbin"

~/usb_modeswitch-1.0.7# cp usb_modeswitch /sbin/usb_modeswitch
~/usb_modeswitch-1.0.7# cp usb_modeswitch /usr/sbin/usb_modeswitch

Perhatian Untuk Linux basis debian seperti Ubuntu, dll, default ada di /usr/sbin/. Namun untuk basis Redhat sperti fedora, opensuse ada di /sbin.


5.Copy file "usb_modeswitch.conf" ke directory "/etc"


~/usb_modeswitch-1.0.7# cp usb_modeswitch.conf /etc/usb_modeswitch.conf


6.Buat file rules di /etc/udev/rules.d/15-zte-mf622.rules yang berisikan :

#--------------------------------------------------
ACTION!="add", GOTO="ZTE_End"

# Is this the ZeroCD device?
SUBSYSTEM=="usb", SYSFS{idProduct}=="2000",
SYSFS{idVendor}=="19d2", GOTO="ZTE_ZeroCD"

# Is this the actual modem?
SUBSYSTEM=="usb", SYSFS{idProduct}=="0001",
SYSFS{idVendor}=="19d2", GOTO="ZTE_Modem"

LABEL="ZTE_ZeroCD"
# This is the ZeroCD part of the card, remove
# the usb_storage kernel module so
# it does not get treated like a storage device
#RUN+="/sbin/rmmod usb_storage"
RUN+="/usr/sbin/usb_modeswitch -d 1 -v 0x19d2 -p 0x2000 -V 0x19d2 -P 0x0001"

LABEL="ZTE_Modem"
# This is the Modem part of the card, let's
# load usbserial with the correct vendor
# and product ID's so we get our usb serial devices
RUN+="/sbin/modprobe usbserial vendor=0x19d2 product=0x0001",
# Make users belonging to the dialout group
# able to use the usb serial devices.
MODE="660", GROUP="dialout"

LABEL="ZTE_End"
#-------------------- eof ---------------

Pastikan permision filenya sama dengan rule yang lain.
# chmod 644 15-zte-mf622.rules

Dan arah kan RUN+ pada script diatas sesuai dengan distro yang dipakai :
RUN+="/usr/sbin/usb_modeswitch -d 1 -v 0x19d2 -p 0x2000 -V 0x19d2 -P 0x0001" ==>> Perhatian Untuk Linux basis debian seperti Ubuntu, dll, default ada di /usr/sbin/. Namun untuk basis Redhat sperti fedora, opensuse ada di /sbin/.


7.Pastikan Anda telah menginstall wvdial di Linux, (di Debian atau Ubuntu tinggal install melalui apt-get atau melalui Synaptic).

# apt-get install wvdial

8.Buat script di /etc/wvdial.conf berisikan :

[Dialer Defaults]
Modem = /dev/ttyUSB0
Baud = 3600000
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
Init3 = AT+CGDCONT=1,"IP","indosatm2"
Area Code =
Phone = *99#
Username =
Password =
Ask Password = 0
Dial Command = ATDT
Stupid Mode = 1
Compuserve = 0
Force Address =
Idle Seconds = 0
DialMessage1 =
DialMessage2 =
ISDN = 0
Auto DNS = 1


9.Restart Linux anda sekarang


10.Setelah selesai restart coba tancapkan modem ZTE MF622 pada slot USB yang ada, tunggu sampai indikator led berwarna hijau (tunggu kira-kira 30 detik) sebab ini memrlukan waktu untuk pengenalan modem ZTE itu sendiri.

11.Jalankan program wvdial nya :


# wvdial
WvDial<*1>: WvDial: Internet dialer version 1.56
WvModem<*1>: Cannot get information for serial port.
WvDial<*1>: Initializing modem.
WvDial<*1>: Sending: ATZ
WvDial Modem<*1>: ATZ
WvDial Modem<*1>: OK
WvDial<*1>: Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
WvDial Modem<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
WvDial Modem<*1>: OK
WvDial<*1>: Sending: AT+CGDCONT=1,"IP","indosatm2"
WvDial Modem<*1>: AT+CGDCONT=1,"IP","indosatm2"
WvDial Modem<*1>: OK
WvDial<*1>: Modem initialized.
WvDial<*1>: Sending: ATDT*99#
WvDial<*1>: Waiting for carrier.
WvDial Modem<*1>: ATDT*99#
WvDial Modem<*1>: CONNECT
WvDial<*1>: Carrier detected. Starting PPP immediately.
WvDial: Starting pppd at Mon Feb 11 01:06:45 2008
WvDial: Pid of pppd: 14291
WvDial<*1>: pppd: H�
WvDial<*1>: Using interface ppp0
WvDial<*1>: pppd: H�
WvDial<*1>: pppd: H�
WvDial<*1>: pppd: H�
WvDial<*1>: pppd: H�
WvDial<*1>: pppd: H�
WvDial<*1>: pppd: H�
WvDial<*1>: pppd: H�
WvDial<*1>: local IP address 124.81.144.28
WvDial<*1>: pppd: H�
WvDial<*1>: remote IP address 10.64.64.64
WvDial<*1>: pppd: H�
WvDial<*1>: primary DNS address 202.155.0.10
WvDial<*1>: pppd: H�
WvDial<*1>: secondary DNS address 202.155.0.15
WvDial<*1>: pppd: H�

Jika muncul seperti diatas berarti kita sudah terkoneksi dengan 3G HSDPA dan sudah mendapatkan IP maupun DNS. kita tinggal mencoba ping ke www.yahoo.com untuk memastikan bahwa kita sudah bisa browsing.

10.Selamat ber Internet ria dengan layanan 3,5G HSDPA IndosatM2 :)


In English..

1.First plug to usb in PC or Notebook then this Modem ZTE will be recognized as usb storage, for that us beforehand must make in order to modem this ZTE MF622 are recognized as [the] modem 3G. This Download packet from : http://www.draisberghof.de/usb_modeswitch/usb_modeswitch-1.0.7.tar.bz2

2.Extract file is referred [as] by order of :
$ tar -jxvf usb_modeswitch-1.0.7.tar.bz2

$ ls
usb_modeswitch-1.0.7.tar.bz2

$ tar -xvjf usb_modeswitch-1.0.7.tar.bz2
usb_modeswitch-1.0.7/
usb_modeswitch-1.0.7/compile.sh
usb_modeswitch-1.0.7/usb_modeswitch
usb_modeswitch-1.0.7/usb_modeswitch.conf
usb_modeswitch-1.0.7/usb_modeswitch.c
usb_modeswitch-1.0.7/usb_modeswitch.h
usb_modeswitch-1.0.7/COPYING
usb_modeswitch-1.0.7/README

$ ls
usb_modeswitch-1.0.7 usb_modeswitch-1.0.7.tar.bz2

$ cd usb_modeswitch-1.0.7/

~/usb_modeswitch-1.0.7$ ls
compile.sh
README
usb_modeswitch.c
usb_modeswitch.h
COPYING
usb_modeswitch
usb_modeswitch.conf

3.Login as root

$ su or
$ sudo su

4.Copy file executable "usb_modeswitch" at directory "/sbin" and "/usr/sbin"

~/usb_modeswitch-1.0.7# cp usb_modeswitch /sbin/usb_modeswitch
~/usb_modeswitch-1.0.7# cp usb_modeswitch /usr/sbin/usb_modeswitch

Attention Untuk bases Linux debian like Ubuntu, etc, default [in] /usr/sbin/. Nevertheless for bases Redhat like fedora, opensuse [in] /sbin.


5.Copy file "usb_modeswitch.conf" to directory "/etc"

~/usb_modeswitch-1.0.7# cp usb_modeswitch.conf /etc/usb_modeswitch.conf


6.Buat file rules in /etc/udev/rules.d/15-zte-mf620.rules that comprising :

#--------------------------------------------------
ACTION!="add", GOTO="ZTE_End"

# Is this the ZeroCD device?
SUBSYSTEM=="usb", SYSFS{idProduct}=="2000",
SYSFS{idVendor}=="19d2", GOTO="ZTE_ZeroCD"

# Is this the actual modem?
SUBSYSTEM=="usb", SYSFS{idProduct}=="0001",
SYSFS{idVendor}=="19d2", GOTO="ZTE_Modem"

LABLE="ZTE_ZeroCD"
# This is the ZeroCD part of the card, remove
# the usb_storage kernel module so
# it does note get treated like a storage device
#RUN+="/sbin/rmmod usb_storage"
RUN+="/usr/sbin/usb_modeswitch d 1 v 0x19d2 p 0x2000 V 0x19d2 P 0x0001"

LABLE="ZTE_Modem"
# This is the Modem part of the card, let's
# load usbserial with the correct vendor
# and product ID's so we get our serial usb devices
RUN+="/sbin/modprobe usbserial vendor=0x19d2 product=0x0001",
# Make users belonging to the dialout group
# able to use the serial usb devices.
MODE="660", GROUP="dialout"

LABLE="ZTE_End"
#-------------------- eof ---------------

Ascertain permision its file equal to other rule.
# chmod 644 15-zte-mf622.ruleses

And pointing RUN+ at script above in accordance with distro weared :
RUN+="/usr/sbin/usb_modeswitch d 1 v 0x19d2 p 0x2000 V 0x19d2 P 0x0001" ==>> Attention for bases Linux debian like Ubuntu, etc, default [in] /usr/sbin/. Nevertheless for bases Redhat like fedora, opensuse [in] /sbin/.


7.Certainly you already install wvdial in Linux, (in Debian or Ubuntu remain install by apt-get or Synaptic).

# apt-get install wvdial

8.Create script in /etc/wvdial.conf like this :

[Dialer Defaults]
Modem = /dev/ttyUSB0
Baud = 3600000
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
Init3 = AT+CGDCONT=1,"IP","indosatm2"
Area Code =
Phone = *99#
Username =
Password =
Ask Password = 0
Dial Command = ATDT
Stupid Mode = 1
Compuserve = 0
Force Address =
Idle Seconds = 0
DialMessage1 =
DialMessage2 =
ISDN = 0
Auto DNS = 1

9.Restart your Linux now

10. After restarted try plug stick modem ZTE MF622 at slot existing USB, await till indicator chromatic led green (await 30 second) because this need time for modem recognition ZTE it self.

11.Running wvdial s :

# wvdial
WvDial<*1>: WvDial: Internet dialer version 1.56
WvModem<*1>: Serial Cannot get information for port.
WvDial<*1>: Initializing modem.
WvDial<*1>: Missionary: ATZ
WvDial Modem<*1>: ATZ
WvDial Modem<*1>: O.K.
WvDial<*1>: Missionary: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
WvDial Modem<*1>: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
WvDial Modem<*1>: O.K.
WvDial<*1>: Missionary: AT+CGDCONT=1,"IP","indosatm2"
WvDial Modem<*1>: AT+CGDCONT=1,"IP","indosatm2"
WvDial Modem<*1>: O.K.
WvDial<*1>: Modem initialized.
WvDial<*1>: Missionary: ATDT*99#
WvDial<*1>: Waiting for carrier.
WvDial Modem<*1>: ATDT*99#
WvDial Modem<*1>: CONNECT
WvDial<*1>: Carrier detected. Starting PPP immediately.
WvDial: Starting pppd at Mon Feb 11 01:06:45 2008
WvDial: Pid of pppd: 14291
WvDial<*1>: pppd: H?
WvDial<*1>: Using interface ppp0
WvDial<*1>: pppd: H?
WvDial<*1>: pppd: H?
WvDial<*1>: pppd: H?
WvDial<*1>: pppd: H?
WvDial<*1>: pppd: H?
WvDial<*1>: pppd: H?
WvDial<*1>: pppd: H?
WvDial<*1>: local address IP 124.81.144.28
WvDial<*1>: pppd: H?
WvDial<*1>: remote address IP 10.64.64.64
WvDial<*1>: pppd: H?
WvDial<*1>: primary DNS address 202.155.0.10
WvDial<*1>: pppd: H?
WvDial<*1>: secondary DNS address 202.155.0.15
WvDial<*1>: pppd: H?

If display like above mean us have been connected with 3G HSDPA and have got IP and also DNS. we remain try ping to www.yahoo.com to ensure that us have browsing.

10. Weel, have the internet of cheerful with service 3,5G HSDPA IndosatM2 :)


Dony Ramansyah
site : http://dony-ramansyah.bravehost.com
blog : dony-ramansyah.blogspot.com
email : dony.ramansyah[at]gmail.com
Registered linux user : ID 400171